Disore hari nampak langitnya pun masih terlihat cerah, ada sosok perempuan anggun yang sedang menikmati pemandangan sore itu dibalik jendela sebuah kamar kos. Yang tak lama kemudian ada terdengar bunyi ketukan pintu di kamar tersebut, setelah di hampiri ternyata sobatnya datang berkunjung ke tempatnya. Wuidih tumben ada angin apa ini tumben sore-sore mampir ke kos Gue hehe, ujar Hana. Iya pas banget kebetulan Gue tadi abis ke toko buku yang di depan jalan raya sana, jadi sekalian aja deh maen ke kosan sobat Gue ini hehe,”Santi. Owh begitu, kirain Gue Lo lagi nyasar terus mampir sudah kesini hahaha, “ledek Hana.
Ya kali sudah segede ini bisa nyasar haha, “ungkap Santi. Memang Lo tadi abis cari buku apa sih? “tanya Hana. Biasa Gue lagi cari novel terbaru yang sudah launching bulan kemarin, “
jawab Santi. Oya ya sohib Gue ini kan memang hobbynya baca novel ya dari dulu, “ungkap Hana. Ya iyalah enggak boleh ketinggalan satu seri pun Gue mah bacanya, “jawab Santi. Hahaha sampai segitunya ya, berarti kalo lagi ada acara selalu bawa itu novel yak?” tanya Hana. Yo pasti donk, kayak Lo enggak aja Han, nonton di netflix enggak pandang dimana aja hahaha, “ Ledek Santi.
Ya sih tapi setelah denger berita kalo PPN bakal naik 12% Gue jadi mikir ulang buat nonton di netflik lagi, “ungkap Hana. Whattt??? Memang Lo belum tahu kabar terbarunya?”tanya Santi. Lah emangnya ada kabar apa sob? Maklum Gue anak kos yang jarang update story soal berita-berita hahaha, “jawab Hana.
Hmm jadi gini lho, Ditjen Pajak (DJP) belum lama ini menyatakan layanan digital berupa streaming film dan musik tetap dikenakan tarif efektif PPN sebesar 11%. Ditjen pajak mengatakan tarif efektif PPN sebesar 12% hanya dikenakan terhadap barang yang tergolong mewah. Lantaran tidak termasuk barang mewah, beban PPN yang dipungut kepada pelanggan streaming film seperti netflix juga tidak akan berubah. Dengan ketentuan tersebut, tarif efektif PPN sebesar 12% hanya dikenakan terhadap objek yang terbatas, yakni BKP mewah. Untuk BKP/JKP selain yang tergolong mewah, termasuk berlangganan streaming film dan musik, dijaga tarif efektif PPN nya tetap 11%. Kode faktur yang digunakan untuk mendapatkan DPP nilai lain sebesar 11/12 dari harga jual atau tarif efektuf 11% tersebut adalah kode 04, “jawab Santi.
Ini serius kan enggak becanda?”tanya Hana. “Hadeh memang ekspresi Gue keliatan becanda apa? Jelas-jelas Gue nyebutin DJP juga, “jawab Santi. Nah kalo begini Gue percaya soalnya ada efek marah ngeselinnya hahaha, “ledek Hana. Sobat Gue yang satu ini bener-bener bikin darah Gue naik aja, “ucap Santi.
