Jasa Parkir kena pajak daerah atau PPN ya?
(+) “ Lus, pulang kuliah ada jadwal enggak?”
(-) “ Kebetulan hari ini Gue free Ran, kenapa dah? Mau ajak Gue jalan ya hehe.”
(+) “ Iya nih seharian tegang terus nih otak mikirin matakuliah, boleh donk sekali-kali kita
hiburan hehe.”
(-) “ Boleh juga ajakan Lo. Berhubung udah jam pulang kita langung cus aja yuk biar ga
kesorean.
(+) “ Oke deh lets go
(-) “ Akhirnya sampai juga kita, tapi kok tumben parkirannya penuh ya?”
(+) “ Mungkin lagi banyak yang mau pada belanja atau hanya sekedar cuci mata aja kayak kita
wkwkwk.”
(-) “ Hahaha iya juga ya mentang-mentang tanggalan lagi muda.”
(+) “ Kita mah enggak peduli mau tanggalan muda ataupun tua sekalian yang penting bisa cuci
mata hehe”
(-) “ Bener juga apa kata Lo Lus. Btw jasa parkir kena pajak daerah atau PPN sih?”
(+) “ yang Gue tau sih kalo jasa parkir yang dipungut pajak daerah adalah jasa penyedia lahan
atau tempat parkir dan pelayanan memarkirkan kendaraan (parkir valet). Sedangkan jasa
parkir yang dipungut PPN adalah jasa pengelolaan tempat parkir, yakni jasa yang dilakukan
oleh pengusaha atau pengelola tempat parkir untuk mengelola tempat parkir yang dimiliki
atau disediakan oleh pemilik tempat parkir dengan menerima imbalan dari pemilik tempat
parkir, termasuk dalam bentuk bagi hasil. Dimana perlaukan pajak atas jasa parkir diatur
dalam PMK 70/PMK.03/2022 ketentuan ini mnegatur jasa parkir yang dikenakan pajak
daerah dan jasa parkir yang dikenakan PPN.
(-) “ Hmmm gitu ya, berarti dilihat dari jenisnya dulu ya?”
(+) “ Yups betul banget. Ya udah yuk kita langsung masuk aja buat cuci matanya hehe.”
