Kekayaan Zaman Now
Disalah satu mall terkenal di Bandung, terdapat salah satu restoran favorit Hanif dan Dinda. Hanif dan Dinda janji bertemu untuk luch bareng. “Din, duduk di sana aja yuk lebih indah pemandangannya,” ucap Hanif. “Wah Iya bener Juga Nif, duduk disana bisa melihat keindahan kota” balas Dinda. “Lo mau pesan makan apa nih?” tanya Hanif. “Jujur, Gue bingung kalo ditanya mau makan apa” jawab Dinda. “Kenapa? Karena menurut Gue enak-enak semua menu yang ada disini hehe “ balas Dinda. “Ya Lo coba aja semua menu yang ada disini Din, “Ujar Hanif. ”Hahaha yang bener aja Lo Nif Gue suruh coba semuanya, mana muat perut Gue nampung segitu banyak, “ungkap Dinda
“Ya kali aja gitu bisa nampung semua menu wkwkwk, “ledek Hanif. “Nggak lah, eh Btw Lo masih inget kan Indra temen kita waktu sekolah dulu? “tanya Dinda. “Hmm yang culun dan selalu juara kelas itu bukan? “jawab Hanif. “Yups bener banget Nif, “ucap Dinda. “emang ada apa sama dia Din? “tanya Hanif. “ Lo belum tau emangnya? Dia sekarang sukses jadi orang kaya, kekayaannya melintir banget pokoknya, “ujar Dinda. Seius itu Din? “tanya Hanif seolah enggak percaya. “ Serius lah masa Gue Bohong. Belum lama ini Gue sempet ketemu sama Dia, terus Gue tegor kan eh malah Gue diajak jalan-jalan sama dia, nah semenjak ketemu dia Gue kepoin dah itu medsosnya, dan ternyata waw banget dia sekarang, “ujar Dinda.
“Wah sukses banget berati sekarang dia ya, jadi penasaran sama resepnya biar sukses kayak gitu,” sahut Hanif dengan penasarannya. “Hahaha Gue juga mau kali kalo ada resepnya mah, “jawab Dinda. “ Eh liat deh, sekarang lagi booming pamer kekayaan di medsos nih, “ujar Hanif sambil memberitahukan HP nya kepada Dinda. “Ya ampun pamer kok kekayaan sih, kan kasian yang menengah kebawah, tapi kok bisa ya kaya dengan waktu yang cukup singkat menurut Gue? Yang Gue tau kalo mau kaya secara singkat itu ikut pesugihan atau main judi kalo menang hehe “ujar Dinda Bisa aja lah. Apalagi jaman sekarang yang serba canggih, judi pun bisa online, “jawab Hanif. Hah kok bisa judi online? Kayak gimana Nif? “tanya Dinda.
Ya semacam ikut traiding atau yang lagi booming ini investasi dengan menggunakan Cryptocurrency Din. “ujar Hanif. “Terus kalo kayak gitu dikenakan pajak enggak sih?” tanya Dinda. “Pastilah dikenakan pajak Segala penghasilan wajib dikenakan pajak, termasuk penghasilan yang berasal dari aktivitas jual beli. Di Indonesia, bitcoin berstatus sah untuk diperjual belikan, namun hanya sebagai komoditas aset digital bukan sebagai alat pembayaran yang sah. Jika terjadi keuntungan saat melakukan transaksi dengan bitcoin, maka orang pribadi atau badan usaha yang mendapat keuntungan tersebut wajib dikenakan pajak. Aktivitas yang dilakukan pribadi dalam bentuk trading (aktivitas jual beli dalam waktu singkat akan dikenakan PPh Final berdasarkan PP No 23 tahun 2018 dengan tarif 0,5% tanpa ketentuan minimal dengan maksimal omzet Rp. 4,8 miliar per tahun. Ketika omzet sudah melebihi ketentuan maksimal, maka akan dikenakan tarif progresif 5% sampai 30%. Jika keuntungan berdasarkan nama perusahaan, maka besaran pajaknya disesuaikan dengan tarif PPh Badan “Jelas Hanif.“Hmmm gitu ya, Gue kira mau bentuk judi biasa atau online sekalipun enggak dikenakan pajak hehe.” Jangankan hal ini, pacaran aja kena pajak Din.”ujar Hanif. “Lho kok bisa?”tanya Dinda dengan herannya. “Bisa lah asal jalan sama pacar aja selalu kena PPN kalo mau belanja ataupun makan wkwkwk, “ungkap hanif sambil berdiri tuk membayar bill nya.
